Jumat, 13 Desember 2013

Proposal Cinta Untuk Angkatan



Kawanku yang sangat aku cintai karena Allah. Celoteh tadi siang bahwa saya mencintai kalian adalah bukan sekedar lisan yang berbicara akan tetapi itulah hati yang aku berharap dengan segala jawaban dari bibir kalian, saya yakin jawaban kalian tidak bisa berbohong. Ibarat mie sedap rasa tidak bisa berbohong. Kawan, disini (menunjuk tempat hati) ada nama kalian yang mengisinya.

Dulu jauh sebelum kalian mengetahui identitasku, huh walaupun aku berusaha menutupinya. Kalian -terpaksa maupun tidak- telah memilih saya sebagai ketua tingkat untuk angkatan kalian. Sebenarnya aku tidak bisa sepenuhnya mau menerima hal itu tapi ketahuilah kawan, aku seorang Muslim. seorang Muslim tidak boleh menolak amanah yang sebenarnya dia ‘mampu’ untuk melaksanakan. Aku hanya takut pertanggungjawaban kelak dengan Allah. Itu sangat berat.Hah jadi ketua angkatan deh. Tambah amanah yang berat. Aku harus memikirkan lebih dari 70-an orang, melayaninya, mendukungnya, dan segala bentuk kepedulianku dalam berjamaah.


Teringat kemarin malam dari seorang sahabat dalam jamaah atau kepemimpinan haruslah ada suatu ikatan. Kalian tahu apa ikatan itu ? Sebut saja cinta. Sahabatku itu berkata seperti ini , kawan, “Kamu bisa mencintai orang lain tanpa harus memimpinnya tapi kamu tidak akan bisa memimpinnya kecuali kamu mencintainya.” . kalian maksud dengan kalimat itu ? kalian pasti berfikir soal Fir’aun, Hitler, Musolini, dan diktator-diktator lain. Karena aku sekarang kuliah di fakultas keguruan, hal itu bisa kujawab dengan mudah bahwa ilmu pendidikan menyatakan tidak layak seperti itu disebut kepemimpinan karena hal itu dilakukan dengan rasa takut dan terpaksa, kepemimpinan adalah sukarela dan yang berbicara dari seorang pemimpin adalah kewibawaan.

Oke kembali pada posisiku sebagai ketua tingkat kalian. Sekali lagi ku katakan aku mencintai kalian –jangan bosan ya,aku sengaja mengucapkan terus karena aku tidak suka menyempitkan makna cinta hanya sebagai ikatan dari dan oleh dua sejoli-. Aku namakan progam-programku ini dalam proposal cinta.

Dalam proposal ini aku hanya butuh kepercayaan kalian, kawan. Aku hanya butuh kita saling bekerja dan tidak terlalu banyak tanya, tapi itu tidak mutlak, kalian tetap harus mengingatkan jika saya salah ataupun merugikan kalian dalam menjalankan proposal cintaku. Kita bekerja saja sekeras-kerasnya dan saya siap sedia untuk melayani dan mengkonsep selalu. Mutualisme saja. Percaya saja pemimpin itu untuk semua anggotanya, bukan untuk keberpihakan. Jadi saya sudah matang dalam memikirkannya walaupun bisa jadi salah makanya seperti yang saya bilang tadi, ini tidak mutlak.


Katakanlah: "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja (pula), maka kelak kamu akan mengetahui, (QS Az Zumar : 39)

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan". (QS At Taubah : 105)


Kawan, aku persembahkan…

Jangan kau kira cinta datang dari keakraban dan pendekatan yang tekun,
Cinta adalah putera dari kecocokan jiwa
Dan jikalau itu tiada
Cinta takkan pernah tercipta, dalam hitungan tahun, bahkan millenia
(Kahlil Gibran)

Proposal cintaku untuk Pendidikan Angkatan 2013
-Logis, Berkarakter-

1.       Identitas Angkatan (Jangka Pendek)
Jika cinta adalah wujud dari sebuah benda dalam bentuk kenangan, aku ingin membuatnya dalam bentuk itu pula. Yaitu jaket angkatan. Sebagai identitas angkatan kita. Aku menawarkan yang lain, selain jaket tapi kiranya kalian telah memilih jaket. Itu hal yang yang telah terpenuhi. Jaket tersebut bisa jadi kenangan kita kelak. Insyaaallaah.

2.       Silaturrahim (Jangka penjagaan)
Agak meluas ketika kita bicara silaturrahim. Aku Cuma ingin mengatakan bahwa aku ingin sering bertemu di momen-momen berkala. Aku ingin pilih kita silaturrahim ke dosen, kita pilih tempat untuk bertemu dan makan-makan atau touring ke salah satu kawan kita. Setuju ya ? ini adalah program rutin tiap semesternya ya… untuk semester ini adalah rumah Bu Dosen , Dyah Ratri siapa yak terusnya… hehe lupa, (Maafkan aku bu)

3.       Naik gunung (Jangka tengah)
Kalian tahu kalau orang yang berada disituasi gunung adalah orang-orang yang saling peduli. Mereka adalah orang-orang yang saling membantu dan tidak saling egois. Aku agak sedikit takut ketika memilih program ini bisa dibilang ekstrim karena hal ini berhubungan dengan fisik dan mental. Tapi aku akan tetap coba. Kita akan ditempa dalam suatu pengorbanan menuju puncak. Disana kita ada kerjasama. Itu yang aku inginkan dari mencocokkan jiwa kita. Tahun depan ya, catat 6-7 Desember 2014. Tentunya jika aku masih hidup di dunia ini dan Allah mengijinkan.

4.       Piknik keluar negeri (Jangka panjang)
Pasti kalian kaget dan -mungkin- ada yang menilai “wah katingnya ini mimpi bin gila kali ya”. Kawan this is open world, dunia bisa kita genggam kapan saja. Saya tidak berfikir bahwa kita nanti bisa atau tidak. Yang saya pikir hanya satu, yaitu kita punya visa yang sangat jauh kedepan. Allaahu akbar !
Aku kan anak kos, kuliah, dan pemborosan untuk sekedar ‘jeng-jeng’. Tidak ada larangan untuk kita bepergian jauh, inilah suatu visi mengasah mental kita. Kalau dikatakan boros itu hal yang sangat aneh. Malahan dengan adanya ini kalian akan terdidik untuk berhemat selama cita-cita yang dikejar belum dijumpai. Oke lah jangan suka berdebat denganku.
Kan mahal… oke saya katakan tidak. Kita bisa menggunakan promo-promo yang ada. Atau kita bisa pilih negara yang dekat, Malaysia mungkin. Tarif pesawat ke Malaysia sekitar 2 juta pulang-pergi. Misi kita hanyalah menginjak bagian Bumi Allah yang lain.
Sekali lagi jangan ngeyel ya.
Maksimal pembuatan Passport : 14 Desember 2016
Berangkat : 14 Desember 2017
Ada yang ingin ‘nyletuk’ lagi ? ada, aku kan ingin lulus cepat. Kalau aku lulus duluan gimana ? oke saya jawab yah, ini pertanyaan terakhir. Lulus cepat atau lama, tidak ada alasan untuk kita tidak bisa kumpul bersama. Semoga Allah memudahkan.

Oke kawan, itu proposal cintaku semoga bisa membuahkan cinta. Hanya kepada Allah saya gantungkan mimpi ini. inilah resiko ketika kalian dipimpin oleh seorang pemimpi. Sukanya ngajak mimpi.

Semoga Allah memudahkan.
Dari manusia yang dikaruniai potensi-potensi besar.

ttd
Muhammad Al Fajr

Note : aku harap kalian sama-sama berjuang. Pemimpin dan anggota bukanlah kasta. Keduanya adalah kekuatan tanggungjawab yang akan sama-sama dipertanggungjawabkan dihadapan Allah kelak. Aku mencintai kalian karena Allah.

0 komentar:

Posting Komentar