Kamis, 06 Juni 2013

06.33.00 - No comments

Pelajar Islam Indonesia (PII) : Profil Singkat

PII yaitu Pelajar Islam Indonesia, sebuah organisasi pelajar islam nasional yang dibentuk di Jogjakarta pada tanggal 4 Mei 1947 oleh Yoesdi Ghozali, Anton Timur Djaelani, Amien Syahri dan Ibrahim Zarkasji. 

Dengan sejarah yang melatarbelakangi  sangat dalam sebagai wadah perjuangan, yaitu salah satu faktor pendorong berdirinya organisasi ini adalah timbulnya keresahan terkotak-kotaknya pelajar islam yang bersekolah secara formal dan secara pondok pesantren atau yang lebih dikenal sebagai sistem pendidikan penjajah Belanda. Maka dimulailah bangkitnya kekuatan pelajar islam dalam bentuk organisasi dengan nama Pelajar Islam Indonesia (PII) sebagai mata rantai perjuangan ummat Islam yang bertujuan untuk mewujudkan kesempurnaan pendidikan dan kebudayaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip

06.01.00 - No comments

Kerudung dalam Tradisi Yahudi dan Kristen


Menarik sekali statemen Menteri Dalam Negeri Italia Giulliano Amato, beberapa waktu lalu menjawab tuntutan dari kelompok ekstrim sekuler di Italia yang menginginkan agar dikeluarkannya larangan berkerudung bagi Muslimah di Italia. Ia mengatakan demikian, “Ketika Bunda Maria senantiasa memakai kerudung, lalu bagaimana bisa kalian berharap dari saya untuk menentang kerudung kaum Muslimah?”
 Dan Amato menambahkan, “Bunda Maria adalah ibu dari nabi kita Isa al-Masih dan senantiasa memakai kerudung. Bila demikian kenyataannya, bagaimana mungkin saya menyetujui pelarangan kerudung di negara ini.”

Rabu, 29 Mei 2013

23.38.00 - No comments

Shalat Qabliyah Shubuh

Assalaamu’alaikum Wa rahmatullaah wa barakaatuh

Sesungguhnya segala puji hanya kepada Allah -Subhanallaahu wa ta’alaa- yang telah menjadikan manusia mulia dengan syariat-Nya. Juga atas hidayah yang di berikan-Nya yaitu kita bisa memeluk ni’matnya Islam dan Iman. Shalawat dan salam atas Nabi Muhammad –shalallaahu  ‘alaihi was salaam- sebagai tauladan kita untuk kita berperilaku. Juga kepada keluarga, sahabat, mujahidinin pembela al haq, mukminin yang selalu hidup di atas sunnah Nabi-Nya hingga datangnya hari kiamat dikumandangkan. Bukankah kita mengetahui akhlak mulianya nabi kita…plus…bukan kah kita wajib untuk taat kepadanya?

Jumat, 24 Mei 2013

09.00.00 - , No comments

KONWIL Ke-27 Pelajar Islam Indonesia (PII) Jateng


Lasem,Rembang, 24-26 Mei 2013 – bertempat di auditorium kantor pusat BMT BUS milik salah satu keluarga besar Pelajar Islam Indonesia (PII), kanda Abdullah Yazid . Pengurus Wilyah Pelajar Islam Indonesia Jawa Tengah (PW PII Jateng) melaksanakan Konferensi Wilayah (KONWIL) ke-27 sebagai bentuk pertanggungjawaban selama satu periode dengan jangka dua tahun kepengurusan. Mengusung sebuah tema “Reposisi gerakan PII yang bernafaskan Islam dalam membentuk pelajar yang partisipatif dan kreatif” diharapkan ini dapat memacu ghirah juang PII sebagaimana organisasi kepelajaran, ke-Islam-an, dan ke-indonesia-an yang bersikap partisipasi dan kreatif. 

Selasa, 21 Mei 2013

10.31.00 - No comments

Liqa' Dalam Arti

Segala puji syukur selalu terpanjat dalam lisan dan perbuatan hanya kepada Allah semata. Disusul shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah –shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Kegalauan yang selama ini membelunggu seakan menuju titik puncak. Titik dimana tidak diketahui jawabnya. Semoga Allah memudahkan setiap urusan hambanya.

Malam seperti malam-malam lain tak seperti malam di hari Senin. Inilah malam yang saya berikan curahan dalam mencari ilmu dunia dan akhirat bersama shahabt-shahabat sejati bersama murabi. Malam penuh salam ketika saling bertemu adalah gerbang kebahagiaan kami sebelum tiba mereguk manisnya gula-gula ilmu dari sang murabi. Malam teriring  gelak canda ala ikhwan dengan menghabiskan sebagiannya malamnya.

Kamis, 16 Mei 2013

Nasihat Bagi Oknum UN : Jujur vs Dusta

Merupakan rahasia umum bahwa UN di Indonesia telah ternodai. Kejujuran dalam UN sangat langka. Hingga Kepala sekolah sampai siswa sekalipun banyak yang berfikiran bahwa hal ini adalah suatu yang maklum. Jelas sekali itu pembodohan.
Masih ada yang nyeletuk,”Kalau tidak lulus gimana?” sebenarnya gampang saja untuk dijawab, “Kemana aja ente selama 3 tahun, sekolah apa mengembala domba. hehe”. Ah banyak sekali alas an untuk membenarkan kesalahan-kesalahan ini. Apa tidak ada yang tahu bahwa kejujuran itu membawa keberuntungan ya… lebih tragis lagi mayoritas dari pelaku-pelaku kebobrokan bangsa ialah umat muslim, secara gitu lho kita di Indonesia umat muslim terbesar dari seluruh negeri.

Rabu, 15 Mei 2013

Sakit Tapi Tidak Sakit

Segala puji syukur hanya kepada Allah yang telah memberiku sakit dengan wajah yang tidak menandakan sakit. Juga karena sakit adalah obat penawar dosa-dosaku. Beberapa memang telah terjadi sehingga ini menjadi karakter saya atau suatu habit yang timbul dari suatu kebiasaan. Ya, sakit tapi tidak menandakan sakit pada ekspresi-ekspresi layaknya aku sakit.

Kata orangtuaku sendiri saya adalah orang yang suka menahan sakit, tidak mau blak-blakan atau terus terang jujur jika sedang sakit. Lebih senang disembunyikan. Apakah saya menyalahkan kedua orangtuaku yang memang sangat mengenal corakku seperti itu? Tidak. Bahkan kadang wajah sakitku terlihat menipu

Ijinkan Aku Libur Sehari


Berbicara tentang amanah atau kepercayaan adalah berbicara tentang harapan orang lain kepada kita yang menerima amanah tersebut. Mampu atau tidak mampu harus ada usaha maksimal. Didalam suatu amanah memang harus ada yang dikorbankan karena kemampuan tiap pemangku amanah adalah terbatas.

Seseoarang terkadang dengan kerja kerasnya setiap hari terkadang dipandang oleh orang lain sebagai sosok yang cocok mendapatkan amanah penting. Benar, dia sangat mampu untuk melaksanakan amanah tersebut tapi jika harus menerima semua amanah dari orang lain benarkah dia mampu ? belum tentu bahkan tidak mungkin.

Selasa, 14 Mei 2013

The Memoriam : KONDA PD PII Pati ke-28

Pati, 3-4 Maret 2012 - Dengan penuh suasana kesederhanaan Konferensi Daerah ke-28 Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Pati dilaksanakan di International Islamic High School of Ittihadul Muwahiddin. Pada Konferensi Daerah kali ini, Steering Committee mengemukakan sebuah tema yaitu "Begin With The End In Mind" yang dimaknai sebagai perjuangan tiada akhir. Sebagaimana kata-kata slogan yang sering digunakan di PII yaitu Never Ending Movement kami sedikit menengok kebelakang bahwa untuk bergerak tanpa akhir maka harus mengetahui bahwa The End is Just in Mind sehingga pada dasarnya meskipun pada Konferensi Daerah ini periode 2011-2012

15.36.00 - No comments

Menangis dan Tertawa Bersama Umar


Suatu ketika Rasulullah Shallahu Alaihi Wassalam berkumpul dengan para Sahabatnya, Beliau berkata pada Umar,
“Coba ceritakan kepadaku yang membuat aku tertawa dan membuat aku menangis”.
Kemudian Sahabat Umar pun bercerita. ”Dahulu sebelum aku mengenal Islam, aku membuat patung berhala dari manisan. Lalu aku pun menyembah patung manisan itu.
“Demi lata uzza mannat engkau lah yang mulia, beri aku makanan sebagai rizki darimu” kataku. Waktu itu aku menyembah patung namun perutku sedang lapar. Selesai menyembah berhala aku menuju dapur, tak kudapatkan makanan disana lalu aku kembali ke ruangan persembahyangan. Tak ada makanan selain tuhan sesembahanku, akhirnya dengan rasa sesal aku memakan tuhanku sendiri yang kusembah sembah sebelumnya. Aku memakan berhala tersebut mulai dari kepalanya, terus tangannya hingga habis tak tersisa.”

Sabtu, 11 Mei 2013

Senyummu Kepada Saudaramu

Senyum atau sekedar menampakkan muka manis sebenarnya hal yang sangat mudah dilakukan oleh seseorang. Semua orang bisa melakukannya, tinggal dua centimeter kekiri dan dua centimeter ke kanan(itu sastra psikologinya…hehe sok tahu!).  Jangan salah kawan, Islam aja menganjurkan hal tersebut kok apalagi dalam penelitian2 ilmiah.
Mau bukti? Tengok ya… saya kutipkan hadits agung ini…
Dari Abu Dzar radhiyallaahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallaahu’alaihi wa sallam bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu.”(HR. At Tirmidzi no.1956 , Ibnu Hibban no.474 dan 529 dan hadits-hadits lain semisalnya).

08.46.00 - No comments

Jam Karet itu Punya Mahasiswa


Mahasiswa adalah kata unik dari sebuah nama yakni siswa. Sebuah nama yang memiliki peranan tambah dari sekedar menjadi siswa. Tambah kegiatan, tambah uang biaya pendidikan dan tambah dewasa (mungkin).

Menyoroti soal kegiatan mahasiswa, saya cenderung kepada keefektifan waktu mereka yaitu tepet waktu. Terselip dalam fikir, “Bisa gak sih mahasiswa itu tepat waktu?”. Pengalaman selama ini menjadi mahasiswa selama dua semester saya belum menemui kegiatan-kegiatan dari UKM mereka itu tepat waktu(maaf jika ada yang bagian mereka yang tepat waktu tapi secara kenyataan seperti itu ). Misal ada kegiatan jam delapan tapi –lagi dan lagi- pasti molor setengah hingga satu jam. Oh… teman mahasiswa Time is money.

Minggu, 05 Mei 2013

05.28.00 - No comments

LOGIKA PERANTARA (bag.1): Logika ala ‘Amr Bin Luhay

 Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan Kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (QS. Az Zumaar (39) : 3)
Ayat yang mulia diatas telah menjelaskan kita bahwasanya mereka yang mengambil sesembahan selain Allah menyebut bahwa mereka tak lain hanya supaya

Senin, 29 April 2013

Kemalasan Sebagai Alarm


Selasa malam adalah jadwal tiap liqo’ bersama Mas Triyadi. Iya rutin kami lakukan. Ada Akh Taufik sebagai komandan, Akh Salim teman setia sejak SMA, Akh Anggoro calon guru matematika, dan Akh Yahya seorang Madrinista yang unik. Hal yang berbeda dari hari-hari biasanya ketika membicarakan masalah kemalasan. Boleh saya singgung ialah kemalasan seorang aktivis.

Ya kemalasan seorang aktivis. Memang agak terdengar membingungkan juga sih –mungkin bagi yang awam-. Iya tho masak aktivis malas-malasan? Hati aktivis berkata: “Hei kami juga seorang manusia yang kadang dihinggapi rasa malas.” Ya sebuah sifat yang manusiawi tapi bukan untuk dipelihara atau bahkan dimanjakan.

Tidak memandang bulu rasa ini menyerang.

Kamis, 27 Desember 2012

05.21.00 - No comments

Malu Menjadi Pemuda


Menginjak awal menjadi seorang mahasiswa adalah awal bagi kita disebut sebagai Cah Enom(Pemuda) oleh orangtua kita. Dimana terasa beda ketika kita masih sekolah karena saat kita masih SMP atau bahkan SMA sekalipun sebagian dari kita tidak punya malu terhadap orangtua. Kita masih minta ini dan itu layaknya anak mami atau balita. Kita berfikir bahwa uang jajan yang diberikan mereka setiap hari adalah milik kita murni(walaupun itu hak kita dan kewajiban mereka). Lalu pernahkah kita merasa MALU saat kita masih mengantongi dari mereka dengan menuntut terus mereka??? *tanyakan pada dirimu sendiri*

Jumat, 14 Desember 2012

10.20.00 - No comments

Kematian

Kematian,
Insan, engkau merubah wajah
Engkau menyamar bentuk
Tetap saja
Kematian mengenalimu

Kematian,
Insan, engkau menghadapi
Engkau bersembunyi
Tetap saja
Kematian menemukanmu

Sosok yang disiplin
Itu bernama kematian.

Itu temanmu, sahabat dekatmu…
Sahabat itu saling mengikuti.
Ada kalanya kematian mengikutimu,
Engkau hidup.
Ada kalanya engkau mengikutinya,
Itulah saatnya engkau mati…

Dan ingat… insan…
Pasti engkau yang akan mengikutinya.


Rinduku Kepada Sahabatku

Saudaraku muslim dunia saya ucapkan dalam kerinduan hati salam hangat dari saudaramu, Muhammad Fajar Sumedhi. Iya terkadang bahkan sering saya merindukan mereka, shahabat-shahabatku ketika dimasa dakwah sangat asing di sekolah kita.

Jarak kita memang jauh akan tetapi ingat dan rasakan bahwa hati kita sangatlah dekat sahabatku, hati kita bersatu, hati kita terikat oleh tali ikatan akidah. Wahai hati yang di Semarang ,buat kalian semangat ya! Wahai hati yang ada di Bandung, Shurul Khan ditekuni. Yang di Jogja semangat juga mencari ilmunya. Yang di Jakarta, Bekasi, Bogor sekalipun yang berada jauh dimata, di Turki. Saya sangat rindu kalian. Cukuplah akidah yang mengekalkan persahabatan kita. Oke sahabatku.

Semoga ayat ini bisa mengobati rindu saya kepada kalian.
dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman) . Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana. (8:63)

Jumat, 15 Juni 2012

Syukuri Nikmat Itu

Coba deh renungkan. Di waktu pagi aja Allah uda ngasih kita begitu banyak nikmat. Nikmat bisa bangun pagi. Karena gak ada yang bisa menjami  kita dapat bangun setelah tidur. Bahkan terkadang jam weker uda bunyi aja belum bisa bangunin kita dari tidur. Betul ?
 
Hm, segar ya udara pagi. Kalo direnungin, betapa nikmat udara ini mahal sekali sebetulnya. Allah kasih gratis buat kita. Kita boleh hirup sepuasnya. Bayangin , kalo Allah matok harga buat seekali sedot 100 rupiah? Buat beli permen aja kan enak tuh. Tapi karena Allah begitu baik, Maha Pemurah, secara cuma-cuma Allah memberikan kemudahan bagi kita untuk menghirup udara. Subhanallaah yah...
 
Ginjal juga. Kalo dipikir-pikir, kita masih bisa hidup dengansatu ginjal kan? Tapi kenapa Allah kasih dua? Baik banget kan Allah sama kita. Dengan adanya ginjal, racun dalam tubuh bisa disaring. Lihatlah orang-orang yang mempunyai penyakit gagalginjal. Kulit mereka jadi kuning lantaran racun dalam tubuh gak bisa disaring. Mereka harus bolak-balik ke rumah sakit buat cuci darah. Berapa biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekalimcuci darah? Mahal sekali.
Bersyukurlahlah, Allah masih memberi kita kesempatan dengan memberi kita nikmat yang begitu banyak ini. Bahkan Allah juga menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kepala kita di atas, bukan di bawah.kuping kita di kanan kiri, bukan depan belakang. Coba kalo didepan, kalo kita ngobrol pasti terasa pengang. Mata dua-duanya didepan, bukan di belakang. Karena kalo dibelakang pasti kelilipan terus sama rambut. Lubang hidung pun menghadap ke bawah, bukan ke atas. Bayangin kalo diatas, kita bakal repot banget kalo ujan. Kedua tangan juga Allah tempatkan di kanan kiri. Coba kalo depan belakang, mau naik motor repot banget kan?
 Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (55:13)

Percayalah, apa yang Allah kasih buat kita, itu gak ada yang sia-sia. Semua mengandung hikmah yang patut disyukuri. Kadang-kadang kita merasa itunikmat, kalo banyak. Coba aja, makan eskrim secangkir kecil. Enak kan? Pasti kalo abis kita ngrasa kurang. Tapi coba kalo didepan kita ada satu bak eskrim, bagaimana rasanya? Rasanya jadi gak seenak yang jumlahnya secangkir. Begitu juga Allah ngasih kita nikmat, pas ukurannya. Karena Allah Maha Tahu apa yang pualing baik buat kita.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (14:7)
Jadi kesimpulannya “Mari Kita Bersyukur” dengan apa yang uda Allah kasih ke kita.
Katakan : “Alhamdulillaah”

-ac-